Merasakan gigi ngilu atau sensitif setelah menjalani penambalan gigi merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami pasien. Kondisi ini sering membuat banyak orang khawatir dan mengira bahwa tambalan giginya gagal.Padahal, gigi sensitif setelah ditambal umumnya merupakan kondisi yang normal dan bersifat sementara, terutama jika lubang gigi sebelumnya cukup dalam. Namun, pada beberapa kondisi, rasa ngilu yang berkepanjangan juga dapat menjadi tanda bahwa gigi memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh dokter gigi.Lalu, mengapa gigi menjadi sensitif setelah ditambal? Berapa lama kondisi ini berlangsung? Kapan harus kembali ke dokter gigi? Berikut penjelasan lengkapnya. Gigi sensitif setelah tambal gigi umumnya normal dan biasanya berlangsung selama beberapa hari hingga 2 minggu, tergantung kedalaman lubang dan kondisi saraf gigi. Sensitivitas terjadi karena saraf gigi masih beradaptasi setelah jaringan gigi yang rusak dibersihkan dan ditutup dengan bahan tambalan.Namun, apabila rasa sakit semakin berat, berlangsung lebih dari 2–4 minggu, muncul nyeri berdenyut, bengkak, atau sulit mengunyah, segera lakukan pemeriksaan kembali ke dokter gigi karena mungkin diperlukan penyesuaian tambalan atau perawatan lain seperti Perawatan Saluran Akar (PSA).
Apakah Normal Jika Gigi Menjadi Sensitif Setelah Ditambal?
Ya, pada sebagian besar kasus kondisi ini normal.Setelah proses penambalan, jaringan gigi dan saraf membutuhkan waktu untuk beradaptasi terhadap perubahan suhu, tekanan kunyah, maupun bahan tambalan yang baru dipasang.Sensitivitas biasanya muncul saat:- Minum dingin.
- Minum atau makan panas.
- Mengonsumsi makanan manis.
- Mengunyah makanan keras.
- Menggigit pada bagian gigi yang baru ditambal.
Kenapa Gigi Setelah Ditambal Jadi Sensitif?
Ada beberapa penyebab yang paling sering terjadi.1. Lubang Gigi Sebelumnya Sudah Dalam
Semakin dekat lubang gigi dengan saraf (pulpa), semakin besar kemungkinan muncul rasa sensitif setelah penambalan.Walaupun bakteri telah dibersihkan, saraf masih memerlukan waktu untuk pulih dari proses peradangan sebelumnya.Ini merupakan penyebab yang paling sering terjadi.2. Saraf Gigi Masih Beradaptasi
Saat gigi ditambal, dokter membersihkan jaringan gigi yang rusak kemudian menutupnya menggunakan bahan tambalan.Perubahan ini dapat menyebabkan saraf menjadi lebih peka terhadap rangsangan panas, dingin, maupun tekanan selama masa penyembuhan.3. Tambalan Terlalu Tinggi
Apabila tambalan sedikit lebih tinggi daripada permukaan gigi lainnya, tekanan kunyah akan lebih banyak diterima oleh gigi tersebut.Gejala yang biasanya muncul:- Ngilu saat menggigit.
- Terasa ada bagian yang mengganjal.
- Tidak nyaman saat mengunyah.
4. Peradangan Saraf Gigi
Pada beberapa kasus, infeksi sebelum penambalan sudah terlalu dalam sehingga saraf mengalami peradangan yang tidak dapat pulih sendiri.Gejalanya meliputi:- Nyeri berdenyut.
- Nyeri spontan tanpa rangsangan.
- Nyeri berlangsung lama setelah minum dingin.
- Sulit tidur karena sakit gigi.
5. Kebocoran Tambalan (Jarang Terjadi)
Pada kondisi tertentu, dapat terjadi celah kecil antara tambalan dan gigi sehingga cairan atau bakteri masuk ke dalam.Akibatnya, sensitivitas dapat muncul kembali dan memerlukan evaluasi dokter gigi.Kenapa Gigi Habis Ditambal Malah Ngilu?
Rasa ngilu setelah tambal gigi biasanya disebabkan oleh proses adaptasi saraf terhadap perawatan yang baru dilakukan.Selama rasa ngilu semakin berkurang dari hari ke hari, kondisi tersebut masih termasuk normal.Namun apabila rasa sakit justru semakin berat atau tidak membaik, dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada masalah lain.Berapa Lama Gigi Sensitif Setelah ditambal?
Lama sensitivitas berbeda pada setiap orang.Secara umum:- 1–3 hari: paling sering terjadi.
- 1–2 minggu: masih tergolong normal.
- 2–4 minggu: perlu dipantau apabila belum membaik.
- Lebih dari 4 minggu: sebaiknya segera kembali ke dokter gigi.
Cara Mengurangi Gigi Sensitif Setelah Tambal Gigi
Untuk membantu mengurangi rasa ngilu, dokter biasanya menyarankan:- Menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif.
- Menghindari makanan atau minuman yang terlalu panas maupun terlalu dingin selama beberapa hari.
- Mengunyah menggunakan sisi gigi yang lain apabila masih terasa tidak nyaman.
- Menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi secara lembut dua kali sehari.
- Menghindari menggigit makanan yang sangat keras pada gigi yang baru ditambal.
Kapan Harus Kembali ke Klinik Gigi?
Segera lakukan kontrol apabila mengalami salah satu kondisi berikut:- Sensitivitas tidak membaik setelah 2–4 minggu.
- Nyeri semakin berat setiap hari.
- Gigi terasa berdenyut tanpa penyebab.
- Sulit tidur karena sakit gigi.
- Muncul pembengkakan pada gusi atau wajah.
- Tambalan terasa tinggi saat menggigit.
- Tambalan retak atau terlepas.
- Muncul bau tidak sedap atau keluar nanah.
Rekomendasi Dokter Gigi
Menurut dokter gigi, gigi sensitif setelah tambal gigi tidak selalu berarti tambalan gagal. Sebagian besar kasus merupakan respons normal dari saraf gigi yang sedang beradaptasi.Karena itu, dokter biasanya menyarankan:- Tidak panik apabila sensitivitas hanya muncul sesekali dan semakin berkurang setiap hari.
- Menghindari makanan yang terlalu panas, dingin, atau keras selama masa adaptasi.
- Menggunakan pasta gigi untuk gigi sensitif bila diperlukan.
- Tetap menjaga kebersihan gigi agar tidak terjadi karies baru di sekitar tambalan.
- Datang kontrol sesuai jadwal atau lebih cepat apabila keluhan memburuk.