Halo, Sahabat Kingdom!Apakah Anda pernah menjalani perawatan saluran akar (PSA), tetapi beberapa waktu kemudian gigi kembali terasa sakit atau tidak nyaman? Kondisi ini memang dapat terjadi pada sebagian pasien dan tidak selalu berarti perawatan sebelumnya gagal sepenuhnya.Dalam dunia kedokteran gigi, kondisi ini dapat ditangani dengan perawatan ulang saluran akar atau yang dikenal sebagai retreatment endodontik. Prosedur ini bertujuan untuk mengatasi infeksi yang masih tersisa atau muncul kembali sehingga gigi tetap dapat dipertahankan tanpa harus dicabut.Lalu, apa penyebab gigi masih sakit setelah perawatan saluran akar? Kapan perawatan ulang diperlukan? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Perawatan Ulang Saluran Akar?
Perawatan ulang saluran akar adalah prosedur yang dilakukan pada gigi yang sebelumnya sudah menjalani perawatan saluran akar, tetapi masih mengalami infeksi atau muncul keluhan kembali.Pada prosedur ini, dokter gigi akan membuka kembali saluran akar, membersihkan seluruh bagian yang terinfeksi, mengangkat bahan pengisi lama, kemudian mengisi kembali saluran akar dengan bahan baru agar bakteri tidak dapat berkembang lagi.Perawatan ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan gigi asli sebelum dilakukan pencabutan.Mengapa Gigi Masih Sakit Setelah Perawatan Saluran Akar?
Meskipun memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, perawatan saluran akar tetap memiliki kemungkinan mengalami kegagalan. Penyebabnya umumnya adalah masih adanya bakteri di dalam saluran akar atau bakteri yang masuk kembali setelah perawatan selesai.Beberapa penyebab yang paling sering ditemukan antara lain:1. Ada Saluran Akar yang Tidak Terdeteksi
Setiap gigi memiliki bentuk saluran akar yang berbeda-beda. Pada beberapa kasus terdapat saluran akar yang sangat kecil, bercabang, atau tersembunyi sehingga tidak terdeteksi saat perawatan pertama. Akibatnya, bakteri masih tertinggal dan menyebabkan infeksi kembali.2. Pengisian Saluran Akar Tidak Sempurna
Bahan pengisi saluran akar harus menutup seluruh ruang di dalam akar gigi. Jika terdapat bagian yang belum terisi dengan baik, bakteri dapat berkembang di area tersebut dan memicu infeksi ulang.3. Tambalan atau Mahkota Gigi Mengalami Kebocoran
Tambalan permanen atau mahkota gigi yang rusak maupun bocor dapat menjadi jalan masuk bagi bakteri, air liur, dan sisa makanan ke dalam saluran akar sehingga infeksi muncul kembali.4. Instrumen Patah Saat Perawatan
Dalam kondisi tertentu, instrumen yang digunakan saat perawatan saluran akar dapat patah dan tertinggal di dalam saluran akar sehingga proses pembersihan menjadi tidak maksimal.5. Muncul Lubang Gigi Baru
Gigi yang sudah menjalani perawatan saluran akar tetap dapat mengalami karies atau gigi berlubang baru. Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat kembali mencapai saluran akar.Tujuan Perawatan Ulang Saluran Akar
Perawatan ulang dilakukan untuk mengatasi penyebab kegagalan perawatan sebelumnya sekaligus mempertahankan gigi asli agar tetap berfungsi dengan baik.Tujuan utama prosedur ini meliputi:- Menghilangkan bakteri dan infeksi yang masih tersisa.
- Membersihkan seluruh bahan pengisi saluran akar yang lama.
- Membentuk ulang saluran akar agar lebih bersih dan optimal.
- Mengisi kembali saluran akar dengan bahan baru yang rapat.
- Mencegah infeksi berulang.
- Menghindari pencabutan gigi apabila masih memungkinkan untuk dipertahankan.
Bagaimana Prosedur Perawatan Ulang Saluran Akar?
Perawatan ulang saluran akar umumnya membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan perawatan pertama karena dokter gigi harus mengulang seluruh proses dari awal.Tahapan prosedurnya meliputi:1. Membuka Kembali Gigi
Dokter gigi akan membuka tambalan atau mahkota gigi untuk mendapatkan akses ke saluran akar.2. Mengangkat Bahan Pengisi Lama
Seluruh bahan pengisi saluran akar yang lama akan dibersihkan menggunakan instrumen khusus agar saluran akar dapat diperiksa kembali secara menyeluruh.3. Membersihkan Saluran Akar
Dokter gigi akan mencari kemungkinan adanya saluran akar yang sebelumnya belum terdeteksi, kemudian membersihkan seluruh saluran menggunakan cairan disinfektan untuk menghilangkan bakteri.4. Pemberian Obat Antibakteri
Pada beberapa kasus, dokter akan memberikan obat antibakteri di dalam saluran akar selama beberapa hari atau beberapa minggu untuk memastikan infeksi benar-benar hilang.5. Pengisian Saluran Akar Kembali
Setelah saluran akar dinyatakan bersih dan kering, dokter akan mengisi kembali saluran akar menggunakan bahan baru yang rapat agar bakteri tidak dapat masuk kembali.6. Restorasi Akhir
Tahap terakhir adalah pemasangan tambalan permanen atau mahkota gigi (crown) untuk melindungi gigi dari kebocoran maupun risiko patah.Seberapa Tinggi Tingkat Keberhasilan Perawatan Ulang Saluran Akar?
Perawatan ulang saluran akar memiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi, yaitu sekitar 80–90%, terutama apabila penyebab infeksi dapat ditemukan dan ditangani dengan tepat.Namun, keberhasilan perawatan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:- Kondisi akar gigi.
- Tingkat kerusakan jaringan di sekitar akar.
- Ada atau tidaknya retakan pada akar gigi.
- Seberapa cepat pasien mendapatkan penanganan setelah muncul keluhan.
Kapan Harus Segera ke Dokter Gigi?
Segera lakukan pemeriksaan apabila Anda mengalami salah satu kondisi berikut setelah perawatan saluran akar:- Gigi kembali terasa sakit atau berdenyut.
- Nyeri saat menggigit makanan.
- Gusi di sekitar gigi membengkak.
- Muncul benjolan atau abses pada gusi.
- Keluar nanah dari sekitar gigi.
- Gigi terasa longgar atau berubah warna.