21 November 2025

Behel Dilepas, Gigi Kembali Renggang? Ini Alasannya!

Halo sahabat Kingdom's, pernahkah kalian melihat gigi kalian atau teman maupun kerabat kalian renggang? bagaimana ya cara menangani hal tersebut, apakah dengan memakai behel/ortho dapat menjadi solusi terbaik? Simak artikel dibawah ini bersama ya sahabat Kingdom's.
 
Gigi renggang, atau dalam istilah medis disebut diastema, adalah kondisi di mana terdapat celah atau ruang di antara dua gigi. Kondisi ini paling sering terlihat pada gigi depan atas, tetapi bisa juga terjadi di antara gigi mana pun.
 

Cara Mengatasi Gigi Renggang

Perawatan untuk gigi renggang bervariasi tergantung pada penyebabnya. Beberapa opsi yang umum adalah:
  • Kawat gigi (behel): Paling efektif untuk menutup celah dan meratakan gigi.
  • Penambalan (bonding): Prosedur kosmetik di mana dokter gigi menambahkan bahan resin sewarna gigi untuk mengisi celah.
  • Veneer gigi: Lapisan tipis porselen atau bahan komposit yang ditempelkan di permukaan gigi untuk mengubah bentuk dan ukurannya, sekaligus menutup celah.
  • Operasi frenulum: Jika penyebabnya adalah frenulum yang besar, dokter dapat melakukan prosedur kecil untuk memotongnya.
 
Pemakaian behel (kawat gigi) bertujuan untuk merapikan gigi, tetapi terkadang setelah dilepas, gigi bisa kembali renggang. Kondisi ini dalam dunia ortodonti dikenal sebagai relaps. Ada beberapa alasan utama mengapa hal ini bisa terjadi:
1. Tidak Memakai Retainer Secara Disiplin Ini adalah penyebab yang paling umum dan krusial. Setelah behel dilepas, gigi memiliki "memori" untuk kembali ke posisi semula. Retainer adalah alat yang dirancang khusus untuk menahan gigi di posisi barunya. Jika Anda tidak memakai retainer sesuai anjuran dokter gigi (misalnya, hanya memakai di malam hari, atau melewatkan beberapa hari), gigi akan mulai bergerak kembali.
 
2. Perubahan Alami pada Rahang dan Gigi Seiring bertambahnya usia, struktur tulang dan jaringan lunak di sekitar gigi dapat berubah. Gigi cenderung mengalami pergeseran alami seiring waktu. Perubahan ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pertumbuhan rahang yang belum selesai (terutama pada remaja), atau tekanan dari otot lidah dan bibir.
 
3. Masalah Pertumbuhan Gigi Geraham Bungsu (Wisdom Teeth) Gigi geraham bungsu yang sedang tumbuh atau impaksi (tumbuh miring atau terperangkap) dapat memberikan tekanan dari belakang, mendorong gigi-gigi di depannya. Tekanan ini bisa menyebabkan gigi depan kembali berdesakan atau bahkan renggang.
 
4. Kebiasaan Buruk yang Memengaruhi Gigi Beberapa kebiasaan buruk dapat memengaruhi posisi gigi, seperti:
  • Mendorong lidah (tongue thrusting): Kebiasaan menekan lidah ke arah gigi depan saat menelan. · Bernapas melalui mulut: Ini bisa mengubah posisi lidah dan tekanan pada gigi.
  • Mengisap jempol atau bibir.
 
5. Perencanaan Perawatan yang Kurang Tepat Dalam beberapa kasus, relaps bisa terjadi karena perencanaan awal yang kurang memadai, misalnya jika:
  • Pencabutan gigi (jika diperlukan) tidak dilakukan dengan tepat.
  • Waktu perawatan terlalu singkat.
  • Masalah mendasar pada rahang (seperti ketidakseimbangan ukuran rahang) tidak ditangani sepenuhnya.
 
Untuk mencegah gigi kembali renggang, sangat penting untuk mengikuti semua instruksi dokter gigi Anda, terutama dalam hal pemakaian retainer. Jika Anda mengalami relaps, segera konsultasikan kembali dengan dokter gigi ortodontis Anda untuk mendapatkan solusi yang tepat.
 
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi Anda ya sahabat Kingdom’s. Pemilihan klinik gigi yang tepat juga dapat memberikan rasa nyaman pada saat melakukan perawatan. Klinik gigi TOOTH’S KINGDOM DENTAL CARE hadir di beberapa lokasi di Jakarta dengan berbagai jenis treatment yang bisa dilakukan. Konsultasikan permasalahan gigi dan mulut Anda di klinik gigi TOOTH’S KINGDOM DENTAL CARE secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Nantikan juga promo-promo menarik setiap bulan nya ya sahabat Kingdom’s !!

Artikel Lainnya

Sedang Mencari Dokter Gigi Terdekat? Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Memilih Klinik. Jangan Kemakan Janji Harga Yang Murah !

Saat mengalami sakit gigi atau ingin melakukan perawatan, banyak orang langsung mencari "dokter gigi terdekat" di Google. Namun, memilih klinik gigi sebaiknya tidak hanya berdasarkan lokasi yang paling dekat

Read More
Kenapa Gigi Berlubang Padahal Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasan Dokter Gigi

Banyak orang merasa bingung ketika mengetahui dirinya memiliki gigi berlubang, padahal sudah rajin menyikat gigi setiap hari. Tidak sedikit pasien yang datang ke Tooth's Kingdom Dental Care dengan pertanyaan yang sama

Read More
Ikon instruksi putar ponsel ke posisi landscape atau horizontal.

Please rotate your phone to access the website

Ikon logo WhatsApp untuk layanan chat dan konsultasi kesehatan gigi online di Tooth's Kingdom Dental Care.