-
Perawatan Saluran Akar (PSA): Prosedur pertama untuk menghilangkan jaringan pulpa (saraf) yang terinfeksi atau mati, membersihkan, dan mengisi saluran akar untuk mencegah infeksi.
-
Retreatment (Perawatan Ulang): Prosedur yang dilakukan ketika gigi yang telah dirawat saluran akar menunjukkan tanda-tanda kegagalan atau infeksi berulang. Pada dasarnya, dokter gigi akan "membuka kembali" gigi tersebut untuk mengulang seluruh proses pembersihan dan pengisian.
-
Saluran Akar Tak Terdeteksi (Missed Canal) Saluran akar memiliki anatomi yang kompleks. Jika ada saluran yang sangat kecil, bengkok, atau tersembunyi (missed canal) yang tidak ditemukan dan dibersihkan pada perawatan pertama, bakteri dapat berkembang di sana dan menyebabkan infeksi ulang.
-
Pengisian Tidak Sempurna (Incomplete Obturation) Bahan pengisi (seperti gutta percha) tidak mengisi seluruh panjang saluran akar (pengisian kurang) atau tidak padat. Ini menyisakan ruang kosong bagi bakteri untuk tumbuh.
-
Kontaminasi Koronal (Coronal Leakage) Restorasi (tambalan permanen atau mahkota) di atas gigi bocor, terlepas, atau rusak. Ini memungkinkan air liur, makanan, dan bakteri masuk kembali ke dalam saluran akar yang sudah bersih, menyebabkan infeksi.
-
Instrumen Patah Jarum atau instrumen yang patah di dalam saluran akar pada perawatan pertama dapat menghalangi pembersihan saluran di bawahnya.
-
Karies Sekunder Gigi berlubang baru berkembang di bawah tambalan atau mahkota yang sudah ada, menyebabkan infeksi kembali.
-
Menghilangkan Infeksi: Mengeluarkan seluruh bakteri dan jaringan nekrotik (mati) yang menyebabkan masalah.
-
Mengambil Bahan Lama: Membersihkan sepenuhnya seluruh bahan pengisi lama (gutta percha dan sealer) dari saluran akar.
-
Membentuk Ulang Saluran: Melakukan pembersihan dan pembentukan saluran akar lebih lanjut untuk memastikan tidak ada area yang terlewat.
-
Obturasi Ulang: Mengisi ulang saluran akar dengan bahan yang baru, padat, dan sempurna.
-
Mempertahankan Gigi: Menyelamatkan gigi dari pencabutan, sehingga fungsi mengunyah dan estetika dapat dipertahankan.
-
Akses dan Pembukaan: Dokter gigi akan membuat bukaan pada mahkota/tambalan gigi untuk mengakses saluran akar yang sudah diisi.
-
Pengangkatan Restorasi: Jika ada mahkota atau pasak, ini mungkin perlu dilepas terlebih dahulu.
-
Pengeluaran Bahan Pengisi Lama: Ini adalah langkah paling krusial. Dokter gigi menggunakan instrumen khusus (retreatment files), pelarut (seperti chloroform atau eucalyptus oil), dan instrumen ultrasonik untuk melarutkan dan mengeluarkan semua gutta percha dan sealer lama.
-
Pencarian dan Pembersihan: Saluran akar diperiksa ulang dengan hati-hati untuk mencari saluran yang terlewat (missed canals) pada perawatan pertama. Seluruh saluran kemudian dibersihkan dan dibentuk ulang dengan teknik irigasi disinfektan yang kuat.
-
Obat Intrakanal: Obat anti bakteri sementara (misalnya Kalsium Hidroksida) mungkin ditempatkan di dalam saluran akar selama beberapa minggu untuk membantu sterilisasi sebelum pengisian akhir.
-
Pengisian Ulang (Obturasi): Setelah infeksi hilang dan saluran benar-benar kering, saluran diisi kembali dengan bahan pengisi (gutta percha dan sealer) yang baru.
-
Restorasi Akhir: Gigi ditutup dengan tambalan permanen dan, sangat disarankan, mahkota gigi (crown) untuk memberikan perlindungan penuh dari kebocoran dan patah.



