1. Rontgen Intraoral (Film/Sensor di dalam Mulut)
-
Bitewing X-rays:- Fungsi: Mendeteksi karies (lubang gigi) di antara gigi (yang sulit terlihat secara visual) dan perubahan kepadatan tulang akibat penyakit gusi. Juga dapat melihat kecocokan restorasi seperti mahkota atau tambalan.- Gambaran: Menunjukkan mahkota gigi atas dan bawah pada satu area mulut. ·
-
Periapical X-rays:- Fungsi: Menangkap gambar seluruh gigi, mulai dari mahkota hingga ujung akar dan tulang di sekitarnya. Berguna untuk mendeteksi karies, penyakit gusi, kehilangan tulang, infeksi, abses, atau kelainan pada akar dan struktur tulang.- Gambaran: Menunjukkan satu atau dua gigi secara lengkap dari mahkota hingga ujung akar.
-
Occlusal X-rays:- Fungsi: Memberikan gambaran luas dari lengkung gigi atas atau bawah secara keseluruhan, termasuk langit-langit atau dasar mulut. Berguna untuk mendeteksi gigi impaksi (terpendam), gigi tambahan, kista, tumor, fraktur rahang, atau masalah perkembangan gigi.- Gambaran: Menunjukkan seluruh lengkung gigi di rahang atas atau bawah.
2. Rontgen Ekstraoral (Film/Sensor di luar Mulut)
-
Panoramic X-rays (Ortopantomografi):- Fungsi: Menunjukkan gambaran lengkap seluruh area mulut dalam satu gambar, termasuk semua gigi di rahang atas dan bawah, sendi rahang (TMJ), sinus, dan tulang pendukung. Berguna untuk melihat posisi gigi bungsu, gigi impaksi, perkembangan gigi, dan mendiagnosis tumor atau kelainan rahang secara umum.- Gambaran: Gambaran lebar seluruh mulut pada satu film. ·
-
Cephalometric X-rays:- Fungsi: Menunjukkan seluruh sisi kepala. Digunakan terutama oleh ortodontis untuk menilai hubungan antara gigi, rahang, dan profil wajah. Membantu dalam perencanaan perawatan ortodontik.- Gambaran: Gambaran lateral (samping) seluruh kepala.
-
Tomograms:- Fungsi: Menunjukkan lapisan atau "irisan" tertentu dari mulut sambil mengaburkan lapisan lainnya. Berguna untuk melihat struktur yang sulit terlihat jelas karena terhalang oleh struktur di sekitarnya.
-
Sialogram:- Fungsi: Melibatkan penyuntikan pewarna ke dalam kelenjar ludah agar dapat terlihat pada film rontgen. Digunakan untuk mencari masalah pada kelenjar ludah, seperti penyumbatan atau sindrom Sjogren.
-
Dental Computed Tomography (CT) / Cone Beam Computed Tomography (CBCT):- Fungsi: Memberikan gambar tiga dimensi (3D) dari struktur internal, termasuk tulang wajah, gigi, jaringan lunak, dan jalur saraf. Digunakan untuk perencanaan implan gigi, evaluasi kasus kompleks seperti kista, tumor, fraktur, atau masalah sendi temporomandibular (TMJ).- Gambaran: Model 3D detail dari area yang dipindai. Setiap jenis rontgen gigi memiliki tujuan dan manfaat spesifiknya sendiri, dan dokter gigi akan memilih jenis rontgen yang paling sesuai berdasarkan kebutuhan diagnostik pasien.