Halo, Sahabat Kingdom!Saat menjalani tambal gigi, mungkin Anda pernah bertanya-tanya, "Mengapa dokter gigi harus mengebor atau membersihkan bagian gigi yang hitam sebelum menambalnya?" Sebagian orang bahkan merasa khawatir karena mengira proses pengeboran justru akan membuat lubang gigi semakin besar.Padahal, tindakan tersebut merupakan salah satu tahap terpenting dalam prosedur penambalan gigi. Tujuannya bukan untuk merusak gigi, melainkan mengangkat jaringan gigi yang sudah rusak akibat karies agar infeksi tidak terus berkembang.Lalu, apa alasan dokter gigi harus membersihkan bagian gigi yang berlubang sebelum memasang tambalan? Simak penjelasannya berikut ini.
Mengapa Gigi Harus Dibor Sebelum Ditambal?
Sebelum memasang bahan tambalan, dokter gigi akan melakukan proses yang disebut preparasi kavitas, yaitu membersihkan jaringan gigi yang telah rusak akibat karies menggunakan alat khusus (bur gigi).Bagian gigi yang berwarna hitam atau cokelat umumnya merupakan jaringan yang sudah terinfeksi bakteri dan tidak lagi sehat. Jaringan tersebut harus dibersihkan agar tambalan dapat bertahan lama dan gigi kembali berfungsi dengan baik.1. Menghilangkan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang
Penyebab utama gigi berlubang adalah bakteri yang menghasilkan asam sehingga merusak enamel dan dentin gigi.Saat dokter gigi membersihkan bagian yang berlubang, tujuan utamanya adalah mengangkat seluruh jaringan yang sudah terinfeksi beserta bakteri yang berada di dalamnya.Apabila bakteri masih tertinggal, proses kerusakan gigi akan terus berlangsung meskipun gigi sudah ditambal.Akibatnya, lubang dapat kembali membesar dari dalam tanpa disadari.2. Membuat Tambalan Menempel Lebih Kuat
Tambalan gigi modern, terutama tambalan komposit (composite resin) yang sewarna dengan gigi, membutuhkan permukaan gigi yang sehat agar dapat melekat dengan kuat.Jaringan gigi yang sudah rusak memiliki struktur yang lunak dan rapuh sehingga tidak mampu menopang tambalan dalam jangka panjang.Dengan membersihkan jaringan yang rusak terlebih dahulu, dokter gigi dapat memastikan bahan tambalan menempel secara optimal sehingga lebih kuat, nyaman digunakan, dan tidak mudah lepas.3. Mencegah Infeksi Menyebar ke Saraf Gigi
Membersihkan jaringan gigi yang rusak juga membantu dokter gigi mengetahui seberapa dalam kerusakan yang telah terjadi.Apabila lubang gigi masih berada pada lapisan luar gigi, biasanya penambalan sudah cukup untuk mengatasi masalah.Namun, apabila infeksi sudah mencapai ruang saraf gigi (pulpa), pasien mungkin memerlukan perawatan saluran akar sebelum gigi dapat ditambal.Karena itu, pemeriksaan dan pembersihan secara menyeluruh sangat penting agar infeksi tidak berkembang menjadi lebih serius.Apakah Proses Membor Gigi Terasa Sakit?
Banyak pasien merasa takut ketika mendengar suara bur gigi. Padahal, pada sebagian besar kasus, proses membersihkan gigi berlubang tidak menimbulkan rasa sakit yang berarti.Apabila lubang gigi cukup dalam atau pasien merasa sensitif, dokter gigi dapat memberikan anestesi lokal sehingga prosedur menjadi lebih nyaman.Selama tindakan berlangsung, Anda mungkin hanya akan merasakan sedikit tekanan atau getaran tanpa rasa nyeri.Apa yang Terjadi Jika Gigi Langsung Ditambal Tanpa Dibersihkan?
Menambal gigi tanpa mengangkat jaringan yang telah terinfeksi bukanlah tindakan yang tepat.Apabila hal ini dilakukan, beberapa risiko yang dapat terjadi antara lain:- Bakteri tetap berkembang di bawah tambalan.
- Tambalan menjadi mudah bocor atau lepas.
- Lubang gigi semakin membesar.
- Timbul nyeri yang berulang.
- Infeksi menyebar hingga ke saraf gigi.
- Pasien akhirnya memerlukan perawatan saluran akar atau bahkan pencabutan gigi.
Kapan Sebaiknya Gigi Berlubang Ditambal?
Semakin cepat gigi berlubang ditangani, semakin sederhana perawatannya.Segera lakukan pemeriksaan apabila Anda mengalami gejala seperti:- Gigi terasa ngilu saat makan atau minum.
- Terlihat lubang kecil pada gigi.
- Muncul bercak hitam atau cokelat pada permukaan gigi.
- Makanan sering tersangkut di sela gigi.
- Gigi terasa sakit saat mengunyah.