6 Februari 2026

Plak vs. Karang Gigi: Apa Bedanya dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

1. Apa Itu Plak Gigi?

Plak adalah lapisan tipis, lengket, dan tidak berwarna yang terus-menerus terbentuk di permukaan gigi. Plak mengandung jutaan bakteri yang berkembang biak dengan mengonsumsi gula dan pati dari makanan yang kita makan.
  • Tekstur: Lengket dan lunak.
  • Warna: Transparan atau putih pudar (sulit dilihat tanpa alat khusus).
  • Dampak: Bakteri dalam plak menghasilkan asam yang merusak enamel gigi, menyebabkan gigi berlubang dan radang gusi (gingivitis).
  • Cara Mengatasi: Bisa dihilangkan dengan menyikat gigi secara rutin dan menggunakan dental floss (benang gigi).

2. Apa Itu Karang Gigi (Tartar)?

Jika plak tidak dibersihkan dalam waktu 24–72 jam, ia akan bercampur dengan mineral dalam air liur dan mengeras. Inilah yang disebut karang gigi atau tartar. Begitu plak berubah menjadi karang gigi, ia tidak akan bisa hilang hanya dengan sikat gigi biasa.
  • Tekstur: Keras, kasar, dan berpori.
  • Warna: Kuning kecokelatan atau bahkan hitam (terutama pada perokok).
  • Dampak: Karang gigi menjadi rumah yang nyaman bagi bakteri baru. Jika dibiarkan, ini bisa menyebabkan penyakit gusi yang lebih serius (periodontitis) hingga gigi tanggal.
  • Cara Mengatasi: Wajib dibersihkan oleh dokter gigi melalui prosedur yang disebut scaling.

Langkah Pencegahan agar Plak Tak Menjadi Karang

Mencegah selalu lebih baik (dan lebih murah) daripada mengobati. Berikut langkah-langkahnya:
  • Sikat Gigi dengan Teknik yang Benar: Gunakan pasta gigi berfluoride dan sikat gigi selama 2 menit, minimal dua kali sehari.
  • Jangan Abaikan Flossing: Sikat gigi hanya menjangkau sekitar 60% permukaan gigi. Benang gigi bertugas membersihkan sisanya di sela-sela sempit.
  • Gunakan Mouthwash: Obat kumur antiseptik dapat membantu membunuh bakteri penyebab plak di area yang sulit dijangkau.
  • Kurangi Makanan Manis: Bakteri plak sangat menyukai gula. Gantilah camilan manis dengan buah atau sayuran yang berserat.
  • Kunjungan Rutin ke Dokter Gigi/ Klinik Gigi Terdekat: Lakukan pembersihan profesional (scaling) setiap 6 bulan sekali untuk membuang karang gigi yang sudah terlanjur terbentuk.

Mengapa Anda Butuh Scaling Gigi?

Karena karang gigi bersifat sekeras semen, Anda membutuhkan bantuan dokter gigi. Prosedur untuk membersihkan karang gigi ini disebut dengan scaling gigi.Scaling gigi adalah proses pembersihan karang gigi menggunakan alat ultrasonik (ultrasonic scaler) yang bekerja dengan getaran halus untuk melepaskan endapan keras tanpa merusak lapisan enamel gigi Anda.

Manfaat Rutin Melakukan Scaling Gigi:

  • Mencegah Gusi Berdarah: Menghilangkan sumber infeksi pada gusi.
  • Menghilangkan Bau Mulut: Karang gigi adalah tempat favorit bakteri penyebab bau busuk berkumpul.
  • Mencegah Gigi Tanggal: Menjaga tulang penyangga gigi tetap kuat.
  • Mencerahkan Senyum: Menghilangkan noda (stain) akibat kopi, teh, atau rokok.

Artikel Lainnya

7 Tanda Anda Sudah Harus Scaling Gigi: Jangan Tunggu Karang Gigi Semakin Parah

Banyak orang menganggap bahwa menyikat gigi dua kali sehari sudah cukup untuk menjaga kesehatan mulut. Padahal, plak yang menumpuk dapat mengeras menjadi karang gigi yang tidak dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi biasa. Jika dibiarkan, karang gigi dapat menyebabkan berbagai masalah seperti gusi berdarah, bau mulut, hingga penyakit gusi yang lebih serius. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kapan saat yang tepat untuk melakukan scaling gigi.

Read More
Bleaching Gigi di Jakarta: Solusi Aman untuk Mendapatkan Senyum Lebih Putih dan Percaya Diri

Bleaching gigi merupakan solusi efektif bagi Anda yang ingin memiliki senyum lebih putih, sehat, dan percaya diri. Dengan prosedur yang aman serta dilakukan oleh dokter gigi profesional, hasil yang diperoleh dapat terlihat signifikan dan bertahan cukup lama.

Read More
Ikon instruksi putar ponsel ke posisi landscape atau horizontal.

Please rotate your phone to access the website

Ikon logo WhatsApp untuk layanan chat dan konsultasi kesehatan gigi online di Tooth's Kingdom Dental Care.