21 November 2025

Tips Untuk Menghindari Gusi Yang Turun

Halo sahabat Kingdom’s, pernahkah Anda merasa tak nyaman akibat gusi bengkak atau berdarah ketika menyikat gigi? Gusi bengkak bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang cukup serius seperti gingivitis, kekurangan vitamin, ketidak seimbangan hormon yang juga mengindikasikan kurangnya kebersihan mulut. Gusi turun (resesi gusi) juga dikenal sebagai masalah gusi yang paling umum dialami banyak orang lho sahabat Kingdom’s. Tapi Anda apakah tahu apakah gusi turun itu? Mari kita pelajari bersama mengenai gusi turun dan apa saja tips nya untuk mengcegah sahabat Kingdom’s mengalami penurunan pada gusi.

Gusi turun, atau yang dalam istilah medis disebut gingival recession, adalah kondisi di mana jaringan gusi yang menutupi gigi mengalami penurunan atau penarikan, sehingga akar gigi menjadi lebih terlihat atau terekspos. Kondisi ini dapat menyebabkan gigi tampak lebih panjang dan meningkatkan risiko gigi sensitif terhadap rangsangan seperti dingin atau panas. Jika gusi turun tidak segera ditangani, bisa menyebabkan masalah lebih lanjut, seperti kehilangan gigi atau kerusakan pada struktur gigi yang lebih dalam. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan gusi dengan menjaga kebersihan mulut yang baik dan berkonsultasi dengan dokter gigi jika ada tanda-tanda gusi turun.

Apa Yang Menjadi Penyebab Gusi Turun ?

1. Penumpukan Plak Pada Gigi

Plak mengandung bakteri jahat yang bisa menyebabkan infeksi pada gusi, sehingga mudah berdarah saat Anda menggosok gigi. Gusi yang terinfeksi bisa menyebabkan masalah serius seperti gingivitis (radang gusi) dan periodontitis (radang sampai di jaringan penunjang gigi). Selain membuat Anda merasa tak nyaman, masalah gusi yang tak diobati bisa membuat nafas menjadi bau, gigi menjadi goyang dan akhirnya tanggal.

2. Menggosok Gigi Terlalu Keras

Menggosok gigi terlalu keras dalam waktu lama bisa menyebabkan gusi menjadi turun. Ciri-ciri gusi turun sangat mudah dikenali saat Anda tersenyum atau berbicara. Garis gusi merosot ke bawah, mengekspos akar gigi dan membuat gigi tampak lebih panjang dan menimbulkan rasa ngilu tak tertahankan.

3. Bruxism (Gigi Menggemeretakkan)

Kebiasaan menggemeretakkan atau menggertakkan gigi, terutama saat tidur, dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan gusi.

Lalu Bagaimana Tips Yang Harus Dilakukan Untuk Mencegah Gusi Turun?

Mengatasi gusi turun (gingival recession) memerlukan pendekatan yang tepat, tergantung pada tingkat keparahan dan penyebab yang mendasarinya. Berikut adalah beebread tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mencegah gusi turun :

⦁ Perbaiki Teknik Menyikat Gigi
Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan sikat dengan gerakan memutar lembut, bukan dengan tekanan yang keras. Menyikat gigi dengan lembut akan menghindari cedera pada gusi. Pastikan untuk menyikat gigi dengan benar, mencakup seluruh permukaan gigi, tetapi hindari menyikat dengan cara yang kasar.

⦁ Rutin Menjaga Kebersihan Mulut
Flossing (menggunakan benang gigi) secara teratur untuk menghilangkan plak dan kotoran yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, terutama di sekitar garis gusi. Gunakan pembersih mulut anti bakteri untuk mengurangi risiko infeksi dan peradangan pada gusi.

⦁ Perawatan oleh Dokter Gigi
Jika gusi turun disebabkan oleh penumpukan plak dan tartar, dokter gigi bisa melakukan pembersihan profesional atau scaling untuk menghilangkan kotoran yang menempel di bawah garis gusi. Jika gusi turun terkait dengan penyakit gusi, dokter gigi akan memberikan perawatan seperti scaling dan root planing untuk membersihkan akar gigi dan mengurangi peradangan.

⦁ Penggunaan Obat-obatan atau Gel untuk Gusi
Dokter gigi bisa meresepkan antibiotik topikal atau gel yang mengandung bahan aktif untuk membantu mengatasi infeksi dan peradangan pada gusi.

⦁ Gunakan Obat Kumur yang Tepat
Menggunakan obat kumur yang mengandung fluoride bisa membantu melindungi akar gigi yang terekspos dan mengurangi rasa sensitif.

⦁ Hindari Kebiasaan Merokok
Merokok memperburuk kesehatan gusi dan meningkatkan risiko infeksi. Menghentikan kebiasaan merokok bisa memperbaiki kesehatan gusi.

⦁ Pencegahan Bruxism (Gigi Menggemeretakkan)
Jika gusi turun disebabkan oleh kebiasaan menggertakkan gigi (bruxism), dokter gigi dapat merekomendasikan penggunaan pelindung gigi (night guard) saat tidur untuk melindungi gigi dan gusi dari kerusakan akibat tekanan.

⦁ Perbaikan Kebiasaan Makan
Hindari makanan yang terlalu keras atau asam yang dapat merusak gusi dan memperburuk gusi yang sudah turun.

⦁ Pemeriksaan Rutin ke Dokter Gigi
Melakukan pemeriksaan mulut secara berkala (minimal dua kali setahun) untuk memantau kesehatan gusi dan mencegah masalah lebih lanjut. Jika Anda mengalami gusi turun, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter gigi atau periodontis untuk menentukan langkah perawatan yang paling tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Jadi jika sahabat Kingdom’s merasakan penurunan pada gusi Anda segera pastikan apa yang menjadi penyebab gusi turun yang Anda rasakan dan pastikan sahabat Kingdom’s juga melakukan tips dari kami yang sudah dijelaskan diawal ya sahabat Kingdom’s.

Jangan biarkan plak atau karang gigi menjadi penyebab gusi turun yang Anda rasakan, karena selain menjadi pengganggu penampilan senyuman Anda, plak atau karang gigi juga menjadi salah satu penyebab gusi turun yang sangat menyebalkan. Tapi sahabat Kingdom’s tenang saja, klinik gigi TOOTH’S KINGDOM DENTAL CARE menyediakan perawatan pembersihan karang gigi (Scaling) untuk menjaga senyuman Anda dan gusi Anda tetap sehat. Klinik gigi TOOTH’S KINGDOM DENTAL CARE hadir di beberapa wilayah di Jakarta yang pastinya dekat domisili rumah Anda maupun tempat Anda bekerja. Jangan abaikan indah nya senyuman Anda dan kesehatan gusi Anda ya sahabat Kingdom’s.

Artikel Lainnya

Harga Pasang Gigi Palsu di Jakarta, Kenapa Bisa Berbeda?

Harga pasang gigi palsu di Jakarta dapat berbeda-beda tergantung jumlah gigi yang diganti, jenis bahan, desain plat, dan kondisi rongga mulut pasien. Harga gigi palsu untuk satu gigi di pasaran dapat ditemukan mulai sekitar Rp300.000–Rp800.000 per gigi, tetapi harga tersebut belum tentu sudah termasuk plat dan jenis bahan tertentu.

Di Tooths Kingdom, harga pemasangan gigi palsu tersedia mulai dari Rp400.000, dengan pilihan bahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Pada periode promo tertentu, pasien juga dapat memperoleh potongan harga hingga 15% sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Read More
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Gigi Tiruan Rusak

Gigi palsu atau gigi tiruan dapat rusak lebih cepat apabila digunakan untuk menggigit benda keras, mengunyah makanan yang terlalu keras atau lengket, digunakan dengan beban kunyah yang tidak seimbang, serta tidak dirawat dan dibersihkan dengan benar. Pada gigi tiruan lepasan, kebersihan yang buruk juga dapat meningkatkan penumpukan plak, bau mulut, serta risiko iritasi dan infeksi pada jaringan mulut.

Untuk membantu menjaga gigi palsu tetap nyaman dan tahan lama, hindari menggigit benda bukan makanan, bersihkan gigi tiruan secara rutin sesuai petunjuk dokter gigi, dan lakukan pemeriksaan berkala apabila gigi terasa longgar, retak, patah, atau menyebabkan luka pada gusi.

Salah satu penyebab gigi palsu lebih cepat mengalami kerusakan adalah penggunaan yang tidak sesuai. Tekanan kunyah yang terlalu besar, kebiasaan menggigit benda keras, serta perawatan yang kurang tepat dapat memengaruhi kondisi gigi tiruan dan jaringan mulut di sekitarnya.

Read More
Ikon instruksi putar ponsel ke posisi landscape atau horizontal.

Please rotate your phone to access the website

Ikon logo WhatsApp untuk layanan chat dan konsultasi kesehatan gigi online di Tooth's Kingdom Dental Care.